Thursday, August 7, 2008
akhirnya...
Wednesday, June 25, 2008
[untitled]
[diam],
membusuk di kepala
risau kronis membunuh ,
pilu berisak ragu
[sekarat]
untuk waktu,
bagi cinta
demi engkau
[mati]...
Wednesday, June 4, 2008
kerikil
meminjam ceritamu tadi sore
dari pinggiran jalan berbatu
dan kerikil kecil pun malu bersembunyi,
karena ceritanya telah sampai di telinga malam
Friday, May 30, 2008
di seberang sana ku tahu kau selalu bersamaku
menyimak suaramu
di seberang sana,
merangkul rinduku yang memalung
lebih dari sekedar rindu,
ada perasaan yang tertinggal
[untuk Ibuku dan cintanya]
Wednesday, May 28, 2008
dengan mu
menemanimu,
mencandai malam di garis senja
terselip banyak luapan emosi
dari peminta siang kepada rerumputan yang menyembah
pastikah semua kan datang
melewati gerbang tanya dan memikul pertanyaan
kalau gerimis masih tekulai malas tak bergejolak
dan bulan tak bermakna bagi malam
mencumbuimu di suatu pagi
dari kepulan embun bernapas kabut
kepakkan sayapmu, melompati retaknya waktu
bersamamu, hingga masa tak bermakna...
Friday, May 16, 2008
[untitled]
ini yang bisa ku sebut,
meludahkan suara dari kekosongan
tak perlu dicerna
bicaralah dengan tanya
Thursday, May 15, 2008
jangan relakan
kau curi rasa manusia itu
dari hujan yang enggan hidup
tak ada bunyi terdefinisi
kau tenggelamkan...
musnahkan,
selagi jemarimu bisu
selagi kabut bersamamu
dan seonggok rasa mati
mati, dalam diam
Wednesday, May 14, 2008
senyummu...
kalau hari ini ada yang ingin kusisakan
adalah semenit bersembunyi di matamu
sebab di sudut bibirmu ada kata yang kau gantung